Sejak dulu, saya memang tidak terbiasa dengan
dapur. Lebih suka main internet. Karena masih gadis, dan belum mengemban tanggung jawab memasak untuk
suami dan anak. Tiap hari, sepulang kerja semua sudah siap, tinggal santap. Ibu
juga tidak pernah mengeluh meski saya tidak pernah memasak. Asal, pekerjaan
yang lain harus tuntas. Jadi, sebagai seorang gadis, saya mahir mencuci piring
dan baju, tapi tidak dengan memasak. Saya pernah membayangkan, kalau kelak jadi
istri, mungkin dapur saya tak pernah mengepul. Jangankan memasak, masuk dapur
saja malas.
Pernah suatu ketika, di rumah kehabisan lauk
untuk makan malam. Ibu minta tolong agar saya membuat sesuatu. Tumben sekali
ibu meminta saya memasak. Mungkin itu tantangan terselubung.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar