Masih tentang berita di internet. Tentang mayoritas penduduk Indonesia yang berprofesi sebagai
petani, namun masih banyak sekali petani yang hidupnya kekurangan. Besar
kecilnya pendapatan yang diperoleh tidak bisa diprediksi. Misalnya, harga tomat
yang selalu berbanding terbalik dengan hasil panen.
Semakin melimpah hasil
panen, makan harganya semakin merosot.
Yang banyak terjadi di
kalangan petani adalah kesalahan mengambil tindakan ketika harga tomat merosot
jatuh. Bayang kerugian membuat mereka enggan memanen tomat dan membiarkan
membusuk di pohon. Sungguh miris jika melihat berita tentang petani di Garut
yang sampai membuang 20 ton tomat dari kebunnya. Pasalnya, para petani enggan
memanen karena ongkos pengiriman tomat jauh lebih mahal daripada harga tomat
itu sendiri.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar